June262010
For My Future Husband
abis liat film India, mendadak saya terinspirasi untuk membuat puisi ini.. Setiap wanita pasti pernah memimpikan sosok calon suami idaman. Begitu juga saya, bisa dibilang ini adalah do’a dan harapan saya atas calon suami saya di masa depan. Mungkin 10 atau 20 tahun lagi saya dan suami saya akan membaca blog ini, hehe..
Sunday, June 27th, 2010
01.37 am
For My Future Husband
Aku ingin seorang suami
yang bisa menjadi tempatku bersandar
saat aku sedang naik bus
Karena aku sangat mudah tertidur di mana saja
bahkan di bus atau pun kendaraan lainnya
Aku ingin suamiku tahu
kalau aku tak keberatan makan di warung pinggir jalan
atau berjalan berdua hingga kaki kami pegal
dan juga tinggal di rumah kontrakan yang sempit
karena kami berdua sama-sama telah bersedia
mengikatkan diri kami dalam satu ikatan suci
dan berjanji untuk saling mengasihi dan mencintai
serta membagi suka duka dalam kehidupan
aku juga ingin dia tahu
kalau aku paling suka berjalan-jalan di taman hiburan
dan juga pasar malam
sehingga nanti ia akan mengajakku ke sana berdua
dan naik komidi putar bersama
Suamiku ini tak harus seorang yang romantis
Karena apabila ia tak romantis
Maka aku yang akan menulis surat cinta
dan puisi untuknya
dan meletakkannya di dekat tempat tidur
sehingga ketika pagi hari ia bangun
ia akan selalu merasakan cinta
dan percikan semangat dariku setiap pagi
Mungkin ia bukanlah pangeran berkuda putih
(Karena sekarang pangeran mengendarai mobil convertible, haha, bercanda)
Tapi pangeranku ini
rela bekerja keras hingga bercucur peluh
namun tak pernah mengeluh
demi aku dan anak-anak kami
Aku tak ingin suamiku nanti
menghujaniku dengan berbagai hadiah
dan juga barang mewah
tapi ia berselingkuh dengan wanita lain di belakangku
yang kuinginkan adalah suami yang setia
yang akan tetap di sisiku
menemaniku
dan memegang tanganku
hingga saat rambut kami mulai memutih
wajah kami menjadi keriput
dan juga hingga kematian memisahkan kami berdua
Aku juga tak ingin ia mengumbar janji-janji manis
misalnya dengan berjanji mengajakku ke Paris atau Swiss
tetapi yang ku ingini dengan pasti darinya
bahwa ia akan selalu menjagaku
mengarahkanku
dan mengingatkanku
untuk selalu berpegang teguh
pada Al-Qur’an dan Al-Hadist
juga dengan cintaku padanya dan cintanya padaku
makin menambah rasa cinta kami
kepada Dia yang sangat mencintai dan mengasihi kami